Angin berhembus membelai pucuk cemara
Mengusik senja Lembah
Geureutee
Jiwaku bergolak, tenggelam dalam tanpa batas
Semilir dingin tak mampu mengusik hampa
Nyanyian camar laut pulang ke sarang
Menyadarkanku, kau tak disini
Aku terjerat
Menyusuri malam
hingga Blangpidie
Semakin kelam dalam kesendirian
Datanglah, dan berikan aku ruang
Hilangkan lelahku, sambunglah nafasku
Tak perlu jadi matahari
Hanya tetaplah disini,
hingga malam menelan senja
Datanglah, hapus hilang ini
Warnai senja Geuretee
Temani aku pulang,
Temani aku lewatkan
malam
Aku berjanji, jika saatnya nanti
Kau kuberi arti hingga diriku mati
Posted on
28 Agustus 2012
28 Agustus 2012



No Comments Yet to “Sepanjang Jalan Blangpidie”